Sejarah Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (Universitas Pahlawan) dikelola oleh Yayasan Pahlawan Tuanku Tambusai Riau (YPTT Riau) yang didirikan dengan Akta Notaris M. Dahad Umar, SH No. 40 Tanggal 11 Oktober 1994. Pada mulanya, YPTT Riau menyiapkan pendirian Politeknik Kampar yang direncanakan beroperasi pada tahun 1996. Bidang ini dipilih karena Provinsi Riau pada umumnya, Kabupaten Kampar khususnya sangat memerlukan tenaga menengah dalam bidang teknologi, termasuk  manufaktur. Dengan bekerjasama dengan Politeknik Swiss Bandung, Yayasan menyiapkan proposal, termasuk studi kelayakan pendirian Politeknik Kampar dengan dukungan Pemerintah Daerah Kampar. Akan tetapi, rencana ini terpaksa ditunda karena belum mendapat persetujuan dari Gubernur Riau.

Gedung Rektorat Universitas Pahlawan {2017]

Pengurus Yayasan menyadari bahwa, selain bidang teknologi, tenaga kesehatan masih sangat kurang di daerah Kampar. Tenaga kesehatan yang mengisi kesempatan kerja di lembaga pelayanan kesehatan di daerah Riau, pada umumnya diisi oleh lulusan akademi dan program S1 dari perguruan tinggi yang ada di luar Riau, seperti dari Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Utara, dan alumni perguruan tinggi di Pulau Jawa. Oleh karena itu, pengurus Yayasan memandang perlu untuk mendirikan lembaga pendidikan kesehatan setingkat akademi. Bidang kesehatan yang dirasakan mendesak adalah bidang Keperawatan. Berkat kerja keras, dan dukungan semua pihak, pada tahun 1996, pengurus Yayasan berhasil membuka program pendidikan Diploma Keperawatan dengan izin yang diterbitkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia No : 001.1.542.A tertanggal 27 Februari 1996. Semenjak dibuka pada tahun 1996, Akademi Perawat YPTT Riau menunjukkan perkembangan yang cukup baik sampai dengan tahun 2009.

Keindahan Kampus Universitas Pahlawan [2018]
Kemudian, pengurus Yayasan memandang perlu membuka program pendidikan Kebidanan di Kabupaten Kampar. Berdasarkan izin Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No : 174/010/2003 tertanggal 10 Oktober 2003, berdirilah Akademi Kebidanan. Secara akademik Kebidanan YPTT Riau juga menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

Selanjutnya atas permintaan masyarakat, terutama tenaga kesehatan di Kabupaten Kampar, mulai tahun Akademik 2006/2007, Yayasan telah telah membuka Program Studi S1 Keperawatan. Izin penyelenggaraan Program Studi S1 Keperawatan dari Dikti nomor 105/D/O/2006, tertanggal 19 Juni 2006. Sejalan dengan diterbitkannya izin menyelenggarakan Program Studi S1 Keperawatan, maka pengurus Yayasan bersama pimpinan STIKes mengupayakan penyatuan Akademi Keperawatan, Akademi Kebidanan dan Program Studi S1 Keperawatan ke dalam satu atap kelembagaan, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes). Upaya yang dilakukan mendapat pesetujuan dari Dirjen Pendidikan Tinggi, bersamaan dengan izin penyelelengaraan Program Studi S1 Keperawatan di atas.

Selanjutnya, pengurus Yayasan merasa perlu terus mengembangkan aktivitasnya. Salah satu kegiatan yang direncanakan adalah pendirian rumah sakit pendidikan. Sebagai rintisan awal, telah diupayakan pembelian lahan seluas 4 Ha, yang terletak di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Karena keterbatasan dana internal Yayasan, pendirian rumah sakit pendidikan dimaksud diupayakan melalui kerjasama dengan investor. Upaya mendapatkan investor yang cocok dan bersedia menanamkan dananya, masih terus diupayakan.

Selanjutnyaya, sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) yang disusun, pengembangan program studi pada STIKes terus diupayakan dengan membuka prodi baru yaitu Prodi D IV Bidan Pendidik yang telah mendapat izin dari Dirjen Dikti No. 428/D/T/2009 tertanggal 27 Maret 2009. Pada tahun 2011, STIKes Tuanku Tambusai Riau memperoleh izin S1 Kesehatan Masyarakat  dengan nomor 85/E/O/2011  tanggal 25 April 2011. Tahun 2012, tepatnya tanggal 30  Januari 2012 Program S1 Gizi memperoleh izin dengan nomor 39/E/O/2012.

Gedung Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Selain pengembangan pelayanan bidang kesehatan, YPTT Riau bermaksud pula untuk mengembangkan bidang pendidikan bidang lainnya, seperti Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pada tahun 2012 STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai Riau memperoleh izin operasional dengan nomor izin 60/E/O/2012 tanggal 29 Februari 2012 dengan tiga Program Studi yaitu  Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1), Pendidikan Guru PAUD (S1), dan Pendidikan  Matematika (S1). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1) yang diajukan bersamaan dengan tiga prodi lainnya mendapat izin operasional pada tanggal 4 Mei 2015 nomor 330/M/Kp/V/2015.

Kampus Universitas Pahlawan [2018]
Arah pengembangan YPTT Riau selanjutnya  adalah pendirian Universitas dengan  menggabungkan STIKes Tuanku Tambusai dengan STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai menjadi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (Universitas Pahlawan). Universitas Pahlawan  direncanakan dari awal  terdiri dari empat fakultas yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sains dan Teknologi , dan Fakultas Hukum. Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dengan Prodi S1 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Gizi, D4 Kebidanan, D3 Kebidanan,  D3 Keperawatan dan Profesi Ners. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dengan Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( PGSD ),  Pendidikan Guru PAUD, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Matematika, dan S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan &Rekreasi. Fakultas Sains dan Teknologi dengan Prodi S1 Teknik Informatika, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknik Sipil.  Fakultas Hukum dengan Prodi S1 Hukum. Alhamdulillah izin operasional Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dari Menristek Dikti terealisasi pada tanggal 20 januari 2017 dengan nomor perundangan 97/KP/ I/2017.

PG-PAUD Universitas Pahlawan

Salah Satu Prodi pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Dikenal dengan Prodi PG-PAUD Tambusai mempunyai Visi Menghasilkan Lulusan sebagai Guru PAUD Profesional pada lembaga PAUD dan mempunyai jiwa Wirausaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.