Jangan Memberikan Doktrin yang Salah kepada Anak, Sebuah Celoteh Anak PAUD

ZIDANE PUTRA MUSTIKA namanya, zidane siswa kelompok A, dia adalah anak yang lugu dan polos, ketika berbicara selalu malu-malu, suaranya yang melengking waktu berteriak dan senyumnya yang manis semanis kulitnya yang sawo matang.
Setiap pelajaran mewarnai, dia selalu jadi pusat perhatian saya, karena dia selalu berbeda dengan anak yang lain. Suatu hari gambar yang sudah disediakan oleh diwarna hitam semua. Akhirnya saya mendekat dan bertanya kepadanya,
“mas zidane, daunnya kok warna hitam, kenapa? Dengan polosnya ia menjawab “ya bu, karena saya suka warna hitam, kata ibu saya hitam seperti wajah saya”
Sontak saya pun kaget mendengar jawabannya. Akhirnya perlahan saya memberikan nasehat kepadanya
“mas zidane lo ganteng, tidak hitam cuma kulitnya sawo matang, sekarang coba dilihat diluar sana daun itu warnanya apa???” kata saya sambil menunjuk keluar. “Hijau bu” jawabnya
“berarti mulai sekarang mas zidane daunnya diwarnai hijau ya” pintaku
“Ya bu” jawabnya sambil mengambil warna hijau seperti yang saya tunjukkan.

Itulah singkat cerita celoteh anak yang kadang tidak pernah kita bayangkan. Orang tua tidak sadar telah memberikan doktrin yang salah kepada anakknya tanpa menyadari kesalahan yang akan muncul yang tersimpan didalam otak anak.

PG-PAUD Universitas Pahlawan

Salah Satu Prodi pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Dikenal dengan Prodi PG-PAUD Tambusai mempunyai Visi Menghasilkan Lulusan sebagai Guru PAUD Profesional pada lembaga PAUD dan mempunyai jiwa Wirausaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.