Pojok Kunsultasi Prodi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Pojok Konsultasi Prodi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai diasuh oleh Dosen – Dosen Prodi dimaksudkan untuk memberikan solusi bagi pengelola lembaga PAUD, Guru PAUD, dan masyarakat pada umumnya terkait Pendidikan Anak Usia Dini, baik formal, nonformal maupun informal.

Pertanyaan ataupun permasalahan dapat diketik dibawah postingan ini dan akan diberikan respon oleh pengasuh pojok konsultasi ini.

Semoga media ini dapat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan anak usia dini dan peningkatan pengetahuan mengenai pendidikan anak usia dini.

Terima kasih

Pengasuh
ttd
Joni, M.Pd.

PG-PAUD Universitas Pahlawan

Salah Satu Prodi pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Dikenal dengan Prodi PG-PAUD Tambusai mempunyai Visi Menghasilkan Lulusan sebagai Guru PAUD Profesional pada lembaga PAUD dan mempunyai jiwa Wirausaha.

3 thoughts on “Pojok Kunsultasi Prodi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

  • October 18, 2018 at 4:33 am
    Permalink

    Assalamualalaikum Wr. Wb.

    Perkenalkan saya Fauziah dari Kampar
    Anak saya usia 5 tahun, susah dibangunkan pagi hari, dan kurang motivasi berangkat sekolah
    Apa solusi yang bisa diberikan ?
    Mohon pencerahannya, terima kasih

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    Reply
    • November 1, 2018 at 8:37 am
      Permalink

      wassalamu’alaikum. wr. wb
      untuk bunda fauziah dari kampar, masalah yang ibu hadapi adalah masalah yang umum terjadi pada anak usia pra sekolah dimana kebiasaan bangun pagi mungkin belum terbagun/terkonstruksi dengan baik, sehingga dibutuhkan kesabaran yang extra untuk membiasakan anak bagun pagi, namun demikian ada yang perlu diobservasi terlebih dahulu, sebelum memberikan tindakan:
      1. apakah penyebab utama anak susah dibangunkan di pagi hari? apakah karena lambat tidur sehingga pagi hari masih mengantuk ataukah memang tidak ada penyebab lain (karena memang susah dibangunkan)
      2. apa susah bangun di pagi hari sudah menjadi kebiasaan lama? sudah berapa lama?
      jika sudah diperoleh informasi dari observasi tersebut maka yang kita lakukan adalah: jika susah bangun karena lambat tidur maka jadwal tidurnya yang dipercepat, denga cara mebatasi kegiatan anak di malam hari (seperti main game dll) namun jika karena memang kebiasaan anak, maka diperlukan membuat kebiasaan baru yaitu mudah bangun, nah…caranya bagaimana? caranya dengan membangun secara konsisten (cara dan waktunya) misalnya anak dibangunkan saat adzan subuh ya lakukan itu setiap adzan subuh bangunkan…setiap adzan subuh bangunkan ini membutuhkan waktu lama, jangan beri kelonggaran maksud saya jika anak sudah bangun jangan biarkan dia kembali tidur atau menarik selimutnya, begitu bangun harus ada kegiatan lanjutan seperti wudlu atau sholat dll sampa nanti begitu mendengar adzan subuh anak akan langsung bangun sebagai tambahan catatan dalam membiasakan anak bangun pagi harus ada unsur “tega” tambahkan juga reward jika diperlukan sebagai pengukuhan positive

      untuk pertanyaan ke 2 anak tidak termotivasi berangkat sekolah: pertama perlu disampai bahwa saat ini rata-rata sekolah belum bisa menghadirkan kenyaman di sekolah seperti kenyamanan di rumah, yang kedua sekolah belum bisa menciptan suasana yang menarik dan bekesan bagai anak, maka terjadilah seperti yang anak bunda rasakan, maka apa yang perlu kita lakukan? selidiki terlebih dahulu apa penyebab utama anak tidak semangat ke sekolah, apakah anak bosan dengan situasi sekolah? bosan dengan situasi pertemanan? apakah bosan dengan PBM di sekolah? jika sudah diperoleh informasi baru kita bisa memberikan tindakan apa yang pas bagi anak bunda, jika tidak semua tidak ada masalah maka diperlukan orangtualah yang harus menjadi motivasi extrinsict bagi anak untuk sekolah jangan lupa bangun komunikasi dengan pihak sekolah, demikian bunda fauziah

      Reply
  • November 15, 2018 at 2:43 am
    Permalink

    Assalamu’alaikum, wr. wb
    perkenalkan nama saya ibu zuhro, mau konsultasi kepada bapak pengasuh rubrik ini (bpk joni), bagaimana memutus kecanduan anak terhadap HP/Smartphone, demikian saja pak atas jawabannya terimakasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.